9 Cara Memperbaiki Atap Bocor

Atap adalah salah satu bagian rumah yang paling terpengaruh oleh cuaca. Panas matahari bertahun-tahun dan perubahan cuaca yang ekstrim dapat membuat atap rapuh dan mudah retak. Jika atapnya retak, ada celah-celah di mana air hujan bisa masuk dan menyebabkan kebocoran. Anda bisa mencegah kebocoran semakin parah dengan mengikuti cara mengatasi atap bocor berikut ini.

1.Memeriksa Kebocoran

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memeriksa kebocoran pada atap Anda. Ini bisa dilakukan sambil menunggu hujan turun agar Anda bisa lebih akurat menemukan kebocoran.
Jika rumah Anda memiliki loteng, memeriksa kebocoran lebih mudah. Anda bisa mencari noda air atau jamur di loteng. Tandai kebocoran dan Anda dapat melihat lokasi kebocoran di atap.
Family Handyman menyarankan jika kebocoran di atap sulit ditemukan, Anda dapat meminta anggota keluarga lain untuk naik ke atap dan menurunkan atap. Siram seluruh bagian atap secara perlahan dan menyeluruh untuk mengidentifikasi kebocoran.

2.Memeriksa dan memindahkan posisi atap

Posisi atap yang bergerak dapat menyebabkan air hujan masuk ke dalam rumah. Periksa dengan hati-hati apakah langit-langit berada di posisi yang salah atau berubah. Pindahkan posisi atap dengan hati-hati agar tidak mengubah posisi atap lainnya atau menambah kebocoran.

3.Membersihkan Puing-puing dari Atap dan Downspout

Puing-puing seperti daun kering, dahan pohon, dll. dapat menyumbat downspout di atap. Air hujan tidak dapat mengalir dengan baik dan menyebabkan air meluap dan bocor. Untuk mencegah penumpukan puing, Anda dapat memangkas pohon yang terlalu tinggi secara teratur untuk mencegah daun dan dahan jatuh ke pipa drainase di atap.

4.Renovasi Atap Rapuh dan Rusak

Atap merupakan salah satu bagian rumah yang paling sering terkena perubahan cuaca. Seiring waktu, atap berubah dan bisa menjadi rapuh. Atap yang rapuh membiarkan air hujan masuk dan menyebabkan kebocoran. Anda bisa mengatasinya dengan mengganti atap yang rapuh dengan atap yang baru.

5.Memasang terpal plastik di bawah atap

Trik mengatasi atap bocor selanjutnya adalah memasang lapisan plastik tebal di bawah atap. Perlu dicatat bahwa metode ini hanya bersifat sementara. Karena lama kelamaan plastik bisa rusak dan atap Anda akan mulai bocor lagi.
Saat hujan, air hujan mudah masuk ke celah-celah atap. Nah, cara memasang lapisan plastik di bawah atap ini bisa berguna untuk menutup celah-celah kecil di atap dan mempersulit air hujan untuk masuk.

6.Menutupi Atap dengan Cairan Anti Air

Cara paling umum untuk mengatasi atap yang bocor adalah dengan menutup atap dengan cairan anti air. Pilih cairan tahan air dengan daya tahan yang baik yang dapat digunakan pada berbagai permukaan, seperti atap dan beton. Sebelum waterproofing, pastikan cuaca cerah. Hal ini dilakukan agar waterproofing melekat sempurna dan memberikan perlindungan atap yang baik terhadap kebocoran. ( King’s Pint Gacor Waterproof & King’s Paint Gacor Metal Roofing )

7.Memperbaiki retakan dengan sealant

Jika terdapat retakan kecil pada langit-langit, retakan tersebut dapat ditutup dengan sealant. Oleskan sealant secukupnya pada atap yang retak lalu biarkan mengering selama beberapa jam. Setelah kering, Anda dapat mengoleskan kembali dempul untuk memastikan retakan benar-benar tertutup.

8.Pemeriksaan dan Perbaikan Area Atap Tertutup

Jika rumah Anda sering mengalami perbaikan atap, Anda akan melihat banyak dempul pada atap yang biasanya tertutup cairan sealing. Dempul di atap bersifat sementara dan dapat terkikis oleh air hujan. Dempul yang dipakai air menciptakan pori-pori halus tempat air hujan bisa masuk. Tutup kembali bagian yang aus segera untuk mencegah air hujan merembes ke dalam rumah.

9.Perbaikan penahan hujan untuk ventilasi atap

Atap rumah biasanya memiliki lubang yang digunakan untuk ventilasi rumah. Untuk mencegah air hujan merembes, lubang angin biasanya disangga di atap atau terpal. Atap atau penutup pelindung yang digunakan untuk melindungi ventilasi dari air hujan dapat terlepas atau rusak sehingga menyebabkan kebocoran.
Periksa ventilasi atap, perhatikan apakah atap atau penutup pelindung yang melindungi lubang ventilasi terhadap air telah bergerak atau tidak. Perbaiki atau ganti atap yang menghalangi ventilasi yang rusak dengan segera.

Share This Cotent

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top